Diskusi Publik Nasional “Quo Vadis, Adat Recht Indonesia?: Era Globalisasi”

Assalamualaikum Wr, Wb.

THE THINKERS SYNDICATE PROUDLY PRESENT

DISKUSI PUBLIK NASIONAL “Quo Vadis, Adat Recht Indonesia? : Era Globalisasi”

Hukum Adat merupakan hukum tidak tertulis yang tumbuh dan hidup bersama masyarakat tradisional. Sebagai Hukum tidak tertulis, hukum adat semenjak zaman Hindia-Belanda hingga saat ini telah mengalami pasang surut ihwal eksistensi dan rekognisinya. Meskipun sempat diakui secara penuh setelah dikeluarkannya teori Receptie oleh Snouck Hourgronje (1857), seiring dengan berkembangnya zaman eksistensi dan rekognisi Hukum Adat mulai tergerus oleh era globalisasi. Hukum formal hampir mengatur segala aspek dalam masyarakat sehingga Hukum Adat sebagai hukum tidak tertulis semakin terpinggirkan keberadaannya. 

Maka dari itu, Diskusi Publik NASIONAL ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui:

  1. Peran hukum adat dalam pembangunan hukum nasional Indonesia;

  2. Eksistensi hukum adat dalam sistem hukum di Indonesia; dan

3.Permasalahan rekognisi hak masyarakat hukum adat pada era globalisasi.

 

Narasumber:

  • Dr. Yusuf Shofie, S.H., M.H. (Ahli Hukum FH Universitas Yarsi)
  • Dr. Muhammad Dahrin La Ode, S.Ip., M.Si. (Ahli Politik Etnisitas)
  • Rezky, S.H., M.H., C.L.A. (Perwakilan Putra Daerah Minangkabau)
  • Andi Setya Nugraha, S.Kom (Perwakilan Putra Daerah Papua)
  • Surdani, S.sos., M.Si. (Ketua Dewan Adat Dayak Balai Riam)
  • A Risky RM (Perwakilan Putra Daerah Aceh)

 

Sabtu, 16 April 2022

Pukul 13:00-16:45 WIB

Via Zoom Meeting

 

FREE REGISTRATION

 

Benefit :

  • Ilmu yang bermanfaat
  • E-Certificate

 

Link Pendaftaran :

https://forms.gle/U5zUR1adWCA2iT6o6

 

📞Contact Person

Kartika: 081511932826

 

☀️SAVE THE DATE AND LET’S JOIN US☀️